Makan dan minum adalah kebutuhan dasar manusia, namun dalam Islam, aktivitas ini bukan sekadar memenuhi nafsu. Ada Adab Makan dan Minum yang diajarkan Rasulullah SAW, yang jika diterapkan akan mengubah kegiatan sehari-hari menjadi ibadah dan mendatangkan keberkahan. Adab ini mencerminkan rasa syukur dan ketaatan kepada Allah SWT.

Sebelum memulai makan atau minum, Adab Makan dan Minum yang paling utama adalah membaca basmalah (“Bismillahirahmanirrahim”). Memulai dengan menyebut nama Allah akan mendatangkan keberkahan pada makanan dan minuman tersebut, serta menghindarkan dari godaan setan.

Makan dan minum dianjurkan menggunakan tangan kanan. Rasulullah SAW melarang makan dan minum dengan tangan kiri, kecuali ada uzur syar’i. Ini adalah sunah yang mudah diamalkan dan menunjukkan etika yang baik. Menggunakan tangan kanan juga melatih kesadaran.

Ambil makanan yang paling dekat dengan Anda. Hindari menjangkau makanan yang jauh atau mengambil dari tengah, karena keberkahan biasanya ada di pinggir. Ini adalah Adab Makan dan Minum yang mengajarkan kesopanan dan kesederhanaan saat bersantap bersama.

Jangan mencela makanan, apapun keadaannya. Jika menyukai, makanlah. Jika tidak, tinggalkan tanpa harus berkomentar negatif. Ini adalah bentuk rasa syukur dan menghargai rezeki dari Allah SWT. Mencela makanan dapat menghilangkan keberkahannya.

Makanlah secukupnya, jangan berlebihan. Islam mengajarkan untuk tidak mengisi perut sampai penuh. Hadis Nabi SAW menyebutkan sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga untuk udara. Ini baik untuk kesehatan fisik dan mental.

Adab Makan juga termasuk tidak meniup makanan atau minuman yang masih panas. Biarkan dingin dengan sendirinya. Meniup dapat menyebarkan kuman dan juga dianggap kurang beradab. Bersabarlah menunggu makanan siap disantap.

Ketika minum, disunahkan untuk minum dalam tiga tegukan, bukan sekali teguk. Setiap tegukan diawali dengan basmalah dan diakhiri dengan hamdalah. Ini juga baik untuk pencernaan dan menunjukkan ketenangan saat minum.

Setelah selesai makan dan minum, Adab Makan berikutnya adalah membaca hamdalah (“Alhamdulillah”). Mengucapkan syukur atas rezeki yang telah diberikan Allah SWT adalah tanda seorang hamba yang beriman. Doa setelah makan juga dianjurkan.